TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang penilaian posyandu tingkat provinsi. Posyandu Selada yang berlokasi di Kelurahan Pondok Jagung dipilih mewakili Tangsel karena reputasinya yang mentereng sebagai juara PKK dan Dinas Kesehatan pada tahun 2025 lalu. Di tahun 2026 ini, Posyandu Selada ditargetkan mampu merebut predikat Juara 1 tingkat yang lebih tinggi.
Rapat koordinasi persiapan dipimpin langsung oleh Asisten Daerah (Asda) yang menegaskan pentingnya kesiapan Tim Pondok Jagung beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam arahannya, Asda meminta kepastian kesiapan tim di lapangan, disusul dengan pemaparan detail dari Kepala Bagian (Kabag) Organisasi serta Ibu Astiah mengenai teknis pelaksanaan acara.
Berdasarkan kesepakatan rapat, rundown acara inti pada hari penilaian akan dimulai sejak pagi hari. Sesi penyambutan dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.00 - 08.15 WIB, dilanjutkan dengan acara pembukaan resmi pada pukul 08.15 - 09.00 WIB, dan diakhiri dengan peninjauan langsung ke lokasi posyandu dari pukul 09.00 - 10.00 WIB. Seluruh OPD pendamping diwajibkan hadir mengenakan seragam dinas hari Selasa yang rapi dan seragam.
Sejumlah catatan penting pembinaan dari berbagai bidang juga dipaparkan guna menyempurnakan aspek administrasi dan teknis operasional di lapangan:
  • Bidang Kesehatan & Inovasi: Strata kader dipastikan telah bersertifikat dan alur pelayanan sudah sepenuhnya sesuai juknis dengan bukti dukung yang kuat. Penggunaan suplemen pada inovasi "Bumil Ceria" kini resmi beralih menggunakan MMS (Multiple Micronutrient Supplements), bukan lagi TTD (Tablet Tambah Darah). Dokumen kartu bantu kunjungan rumah dan bukti dukung inovasi kader diminta segera dilengkapi dengan foto penunjang.
  • Bidang Sosial & Ekonomi: Tim pembina menyarankan pengecekan data desil yang bersumber dari Dinsos maupun swadaya, serta pendataan bantuan bagi penyandang disabilitas. Sektor ekonomi juga diperkuat melalui kehadiran program Ibu dan Bapak Asuh yang memberikan bantuan langsung kepada anak-anak.
  • Bidang Pendidikan: Kerja sama dengan Dinas Arsip telah berjalan untuk mendatangkan perpustakaan keliling serta pengadaan lemari buku. Penulisan nama TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur'an) pada slide presentasi diwajibkan tertulis secara lengkap dan jelas.
  • Bidang Trantibumlinmas & DP3AKB: Aspek kesiapsiagaan bencana dimasukkan sebagai poin penguat. DP3AKB juga telah memetakan skema "siapa berbuat apa" demi kejelasan tupoksi tiap personel.
Wali Kota Tangerang Selatan dalam arahannya memberikan motivasi besar sekaligus evaluasi mendalam. Beliau menekankan bahwa kelengkapan dokumen administrasi seperti program kerja tahunan, AD/ART posyandu, dan profil posyandu wajib tersedia di lokasi. Selain itu, fasilitas fisik seperti kebersihan toilet dan kenyamanan tempat bermain anak harus mendapat perhatian ekstra.
Saat presentasi nanti, Wali Kota menyarankan agar Ibu Astiah didampingi langsung oleh para kader berbaju rompi ungu untuk menyampaikan poin-poin utama secara lugas (pointer). Pihak kelurahan (Pak Lurah) diminta segera membuat surat fasilitasi makan dan minum yang disiapkan oleh bagian Tata Pemerintahan (Tapem).
Guna memastikan acara berjalan tanpa hambatan, proses gladi resik bersama Wali Kota dijadwalkan pada hari Senin. Fasilitas utama seperti tenda yang dikoordinasikan melalui Camat, spanduk oleh Bagian Umum, instalasi sound system, kursi, infokus, layar screen, hingga syal penyambutan untuk Ibu Gubernur dipastikan sudah siap terpasang pada hari Senin tersebut. Penyelenggaraan MC akan dipandu oleh Ibu Misma dengan asistensi dari keprotokolan, termasuk pengaturan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK tanpa dirigen, serta penampilan tarian dan yel-yel penyambutan yang terjadwal efektif.

  All Categories