TANGERANG SELATAN – UPTD Puskesmas Pondok Jagung sukses menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan pada Senin, 6 April 2026. Pertemuan internal yang dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Pondok Jagung, dr. Ratu, ini menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi capaian program serta memperkuat mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh 63 orang personel Puskesmas, termasuk di dalamnya 3 orang dokter/tenaga kesehatan internship. Pertemuan semakin akbar dengan kehadiran 2 orang Tim TPP dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, yaitu Ibu Ratna dan Ibu Seven dari Labkesda, yang bertindak sebagai pemantau sekaligus pengarah kegiatan.
Kedisiplinan Pegawai dan Alokasi Tugas medis
Berdasarkan laporan presensi dan ketenagaan yang dibacakan, manajemen Puskesmas Pondok Jagung mengonfirmasi bahwa roda pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal. Sebanyak 7 personel dialokasikan khusus untuk mengawal Pelayanan Poli Sore. Sementara itu, beberapa staf didelegasikan untuk kegiatan strategis eksternal, di antaranya:
  • Pelatihan MP: 2 orang (Ibu Ari dan dr. Rani)
  • Rapat kTPA (Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak): 2 orang (dr. Dicki dan Bd. Lista)
  • Cuti Melahirkan: 1 orang (Bd. Pipit)
  • Tidak ada pegawai yang tercatat izin, sakit, maupun mengambil cuti tahunan pada hari pelaksanaan.
Pembahasan Komprehensif Berbasis Sistem Klaster
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bang Dayat, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Memasuki sesi inti, agenda berfokus pada pemaparan capaian, kendala, dan target bulanan yang disampaikan secara sistematis oleh para pemegang program melalui pembagian klaster kesehatan:
  1. Klaster 1 & Manajemen Mutu: Dipaparkan oleh dr. Nadhiela, bersama Bd. Anisa yang mengulas peningkatan mutu pelayanan, serta Irma yang merinci Rencana Pelaksanaan Kegiatan Dana Alokasi Khusus (RPK DAK) bulan April.
  2. Klaster 2: Disampaikan oleh Bd. Leni.
  3. Klaster 3: Dipaparkan oleh Ns. Rizal.
  4. Klaster 4: Dijelaskan oleh dr. Pamela.
  5. Lintas Klaster: Diuraikan oleh dr. Wati untuk memastikan integrasi program antar-bagian berjalan tanpa sekat.
Tanggapan Manajemen dan Dinkes Tangsel
Usai paparan, Kepala Puskesmas dr. Ratu memberikan tanggapan dan evaluasi mendalam pada setiap klaster. Beliau menekankan pentingnya efisiensi penyerapan RPK DAK April serta konsistensi mutu pelayanan agar indeks kepuasan masyarakat di wilayah kerja Pondok Jagung terus meningkat.
Apresiasi dan masukan taktis juga datang dari Tim TPP Dinas Kesehatan. Pihak Dinkes memberikan arahan agar Puskesmas Pondok Jagung terus mempertahankan performa integrasi layanan klaster demi mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang lebih responsif dan terukur. Acara Lokmin bulanan ini kemudian ditutup secara resmi dengan komitmen bersama untuk mencapai target kesehatan di sisa bulan April.

  All Categories