Tingkatkan Kesehatan Siswa, Puskesmas dan Pihak Sekolah Gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan CKG 2025/2026
[TANGERANGS ELATAN – Dalam upaya mendukung program prioritas nasional untuk mewujudkan generasi muda yang sehat, Puskesmas Pondok Jagung menggelar pertemuan koordinasi dengan jajaran kepala sekolah dan guru UKS di wilayah kerja Puskesmas Pondok Jagung, 8 Oktober 2025. Pertemuan ini difokuskan pada persiapan teknis pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh siswa pada tahun ajaran 2025/2026.
Program CKG Sekolah merupakan inisiatif
Kementerian Kesehatan RI yang bertujuan untuk melakukan deteksi dini faktor risiko kesehatan, kondisi pra-penyakit, dan penyakit sejak usia dini secara rutin di lingkungan sekolah.
Sinergi Layanan di Sekolah
Kepala Puskesmas dr Ratu Wulandari dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara tenaga medis dan pihak sekolah. Melalui program ini, siswa tidak perlu datang ke Puskesmas untuk mendapatkan layanan skrining kesehatan dasar.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
- Jenis Pemeriksaan: Mencakup pemeriksaan status gizi, indera (mata dan telinga), kesehatan gigi dan mulut, hingga skrining kesehatan jiwa dan anemia sesuai jenjang pendidikan.
- Prosedur Persiapan: Pihak sekolah diminta membantu dalam pendistribusian formulir skrining mandiri kepada orang tua siswa untuk mendapatkan izin pemeriksaan.
- Tindak Lanjut: Siswa yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan, seperti karies gigi atau gangguan penglihatan, akan diberikan surat rujukan untuk penanganan lebih lanjut di Puskesmas.
Antusiasme Pihak Sekolah
Perwakilan sekolah menyambut baik koordinasi ini sebagai langkah preventif agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu oleh masalah kesehatan siswa yang tidak terdeteksi. Dengan adanya CKG, diharapkan tingkat absensi siswa karena sakit dapat ditekan secara signifikan.
Kegiatan pemeriksaan fisik dijadwalkan akan dimulai serentak di wilayah Puskesmas Pondok Jagung mulai bulan November mendatang. Pemerintah berharap melalui kolaborasi erat ini, setiap anak sekolah mendapatkan hak layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
